Sabtu, 26 Februari 2011

MATEMATIKA DAN PSIKOLOGI

MATEMATIKA DAN IAD

Psikologi berkaitkan dengan matematika ilmu statistika.

Saya mengangkat tema ini bedasarkan pada hudungan jarak komunikasi yang buruk antara orangtua dengan anak. Saya sudah melakukan wawancara kepada sejulah teman-n atau dengan orang sekeliling saya bahwa mereka mempunyai pendapat yang berbeda-beda. Dari hasil wawancara saya , saya akan memberikan table hasil frekuensinya :

Masalah pada komunikasi anatara orangtua dan anak frekuensi
Karna orang tua sibuk frekunsinya :38
Karna adanya perselisihan antara orang tua frekunsinya :28
Karna kurang keakraban anatra orangtua frekunsinya : 18
Karna kurang kedekatan antara orangtua frekunsinya :10
Karna kurangnya perhatiannya orangtua frekunsinya : 6

Dari hasil diatas menggunakan rumus pada mean,modus,median .

Rata-rata (mean) adalah hasil penjumlahan nilai-nilai anggota sebuah kelompok (∑Xn) dibagi jumlah anggota kelompok terse.


Macam-macam ukuran pemusatan data

:  Mean Mean (rata-rata hitung) adalah jumlah data dibagi banyaknya data Rumus Mean data tunggal
:X n x ∑ = Rumus Mean data kelompok :X ∑ ∑ = f fxt atau menggunakan rata-rata duga :X i f fd AM ∑ ∑ + =
Keterangan : AM = rata-rata duga d = selisih antara titik tengah dengan rata- rata duga
Xt = Titik tengah interval
i= panjang/interval

 Median (Me) Median adalah nilai yang terletak di tengah setelah data
diurutkan atau nilai yang membagi data menjadi dua bagian
yang sama besar.
Rumus letak Median data tunggal :
2 1 + =n LetakMe , n = banyaknya data
Rumus Median data kelompok : ( )i f f n L Me Me k⋅ − + = 2 1
Keterangan : L = batas nyata bawah median
fk = frekuensi kumulatif sebelum median
fMe = frekuensi median
i= panjang/interval

 Modus (Mo) Modus adalah nilai yang mempunyai frekuensi terbanyak atau nilai yang sering muncul. Rumus Modus data kelompok : i d d d L Mo ⋅ + + = 2 1 1
Keterangan :
d1 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi sebelumnya
d2 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi sesudahnya
L= batas nyata bawah modus
i= panjang/interval

Mo = modus
Lo = lower limit dari modus
fo = frekuensi dari modus
f1 = frekuensi dari modus
f2 = frekuensi dari modus
c = panjang

hubungan antara ilmu statistikanya dengan psikologinya

bisa kita melihat bahwa , suatu hubungan yang harusnya antara orangtua dan anak baik, kini banyak sekali kasus-kasus bahwa buruknya suatu komunikasi yang menyebabkan emosi tidak labil satu sama lain . kasus ini membuat saya menjadi tertarik mengambil tema ini dengan membandingkan dengan ilmu statistika yang menggunakan nilai rata-rata , frekuensi, mean , dan modus . kita bisa melihat di atas bahwa banyak penyebab buruknya komunikasi antara orantua dan anak karna orangtua yang sibuk yang menyebabkan anak terabaikan dan jarang sekali untuk berkomunikasi , bahkan jarang sekali untuk satu sama lain bertemu ,maka dari itu karna jarang sekali berkomunikasi satu sama lain orangtua dan anak tidak saling keterbukan . bahkan terkadang ada orangtua yang tidak mengerti bagaimana keinginan anak kepadanya . bila masalah ini di selesaikan selalu satu sama lain tidak menahan suatu emosi . orangtua dan anak selalu menyelesaikan masalah dengan emosi , bukan dengan secara baik-baik . emosi merupan tingkat labil pada suatu otak manusia . diamana kita tidak bisa menahan suatu emosi dengan baik . menurut psikologi emosi adal suatu pusat dari pengendalian otak , makan dari itu setiap masalah jarang sekali di selesaikan masalah dengan kepala dingin atau denagn baik-baik.emosi disebut dengan hypothalamusyang mengartikan pusat emosi

Daftar pustaka
http://statistikaterapan.wordpress.com/2008/11/17/menentukan-modus-data-berkelompok/
http://id.wikipedia.org/wiki/Statistika
http://www.slideshare.net/reborn4papua/statistik-presentation
http://matematikadasar.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar